apa itu produser dan function di database
1. Apa itu Prosedur (Stored Procedure)?
Prosedur adalah sekumpulan perintah SQL yang disimpan di dalam database dan bisa dijalankan kapan saja. Prosedur biasanya digunakan untuk melakukan serangkaian proses atau tugas tertentu, misalnya menambah data, mengupdate data, atau menjalankan proses logika yang kompleks.
Ciri-ciri Stored Procedure:
-
Dapat menjalankan banyak perintah SQL sekaligus.
-
Biasanya digunakan untuk tugas besar seperti transaksi (INSERT, UPDATE, DELETE).
-
Bisa menerima parameter input dan output.
-
Tidak harus mengembalikan nilai (value), tapi bisa jika diperlukan.
-
Dipanggil menggunakan perintah seperti:
CALL nama_prosedur(parameter);
Contoh:
2. Apa itu Function (Fungsi di Database)?
Function adalah blok kode SQL yang juga disimpan dalam database, tetapi selalu mengembalikan satu nilai. Fungsi biasanya dipakai untuk perhitungan atau operasi tertentu yang hasilnya akan digunakan dalam query.
Ciri-ciri Function:
-
Selalu mengembalikan nilai (misalnya angka, teks, tanggal).
-
Tidak digunakan untuk mengubah data pada tabel (insert/update/delete), terutama pada beberapa RDBMS.
-
Cocok untuk perhitungan matematika, proses validasi, dan pemrosesan string.
-
Dipanggil seperti memanggil fungsi dalam ekspresi SQL, misalnya:
SELECT hitung_gaji(10);
Contoh:
Perbedaan Utama Prosedur dan Function
| Aspek | Stored Procedure | Function |
|---|---|---|
| Nilai kembali | Tidak wajib mengembalikan nilai | Wajib mengembalikan 1 nilai |
| Operasi | Bisa melakukan banyak operasi | Biasanya untuk satu perhitungan |
| Penggunaan | Dipanggil dengan CALL | Dipakai di dalam query |
| Modifikasi data | Boleh (INSERT/UPDATE/DELETE) | Tidak dianjurkan (tergantung DBMS) |
| Tujuan | Menjalankan proses panjang | Menghasilkan nilai tertentu |
Komentar
Posting Komentar