APA ITU DFD DFD adalah singkatan dari Data Flow Diagram , yaitu diagram yang menggambarkan alur data dalam suatu sistem . DFD merupakan alat bantu desain sistem yang sering digunakan dalam rekayasa perangkat lunak, manajemen bisnis, dan analisis sistem Fungsi DFD: 1. Penggambaran sistem Fungsi pertama dari DFD adalah sebagai penggambaran sistem. DFD dapat kamu gunakan untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan yang fungsional. Di dalam jaringan tersebut, ada berbagai komponen yang dihubungkan satu sama lain menggunakan alur data. Dengan begitu, kamu bisa memahami setiap alur yang ada dalam sistem tersebut. 2. Pembuatan model Selain menggambarkan sistem, DFD juga dapat kamu gunakan untuk membuat sebuah model yang baru. Kamu bisa menekankan fungsi sistem-sistem tertentu untuk melihat bagian yang lebih detail dari DFD tersebut. Dengan begitu, kamu bisa melihat beberapa bagian penting untuk ...
Pengertian Normalisasi Database Normalisasi database adalah proses pengelompokan atribut data yang membentuk entitas sederhana, nonredundant , fleksibel, dan mudah beradaptasi. Sehingga dapat dipastikan bahwa database yang dibuat berkualitas baik. Tujuan Normalisasi Database Tujuan utama dari normalisasi database adalah: Menghilangkan dan mengurangi redudansi data. Memastikan dependensi data (data berada pada tabel yang tepat). Jika sebuah database belum dinormalisasi, kemungkinan terburuk yang akan merugikan sistem adalah: INSERT Anomali Situasi dimana tidak memungkinkan untuk memasukkan beberapa jenis data secara langsung di database. UPDATE Anomali Situasi dimana nilai yang diubah mengakibatkan ketidakkonsistenan database, artinya data yang diubah tidak sesuai dengan yang diinginkan. DELETE Anomali Penghapusan data tidak sesuai yang diharapkan, artinya data yang seharusnya tidak terhapus malah terhapus. selanjutnya menuju tahap normalisasi 1NF. 1NF Suatu tabel...
🔹 Pengertian Trigger Trigger adalah fitur di database MySQL (atau sistem basis data lainnya) yang berisi perintah SQL otomatis , yang akan dieksekusi secara otomatis ketika ada peristiwa tertentu pada tabel (misalnya INSERT , UPDATE , atau DELETE ). Ibaratnya, trigger adalah “pemicu otomatis” yang berjalan di belakang layar tanpa harus dipanggil manual oleh user atau program. 🔹 Macam-Macam Trigger (berdasarkan waktu dan event) Berdasarkan Waktu Eksekusi BEFORE Trigger → dijalankan sebelum query utama dieksekusi. AFTER Trigger → dijalankan sesudah query utama berhasil dieksekusi. Berdasarkan Event (kejadian) INSERT Trigger → otomatis berjalan saat ada data baru dimasukkan. UPDATE Trigger → otomatis berjalan saat ada data diubah. DELETE Trigger → otomatis berjalan saat ada data dihapus. 🔗 Jadi kombinasi jenis trigger yang mungkin: BEFORE INSERT AFTER INSERT BEFORE UPDATE AFTER UPDATE BEFORE DELETE AFTER DELETE 🔹 Fun...
Komentar
Posting Komentar