1. Apa itu Prosedur (Stored Procedure)? Prosedur adalah sekumpulan perintah SQL yang disimpan di dalam database dan bisa dijalankan kapan saja. Prosedur biasanya digunakan untuk melakukan serangkaian proses atau tugas tertentu , misalnya menambah data, mengupdate data, atau menjalankan proses logika yang kompleks. Ciri-ciri Stored Procedure: Dapat menjalankan banyak perintah SQL sekaligus. Biasanya digunakan untuk tugas besar seperti transaksi (INSERT, UPDATE, DELETE). Bisa menerima parameter input dan output . Tidak harus mengembalikan nilai (value), tapi bisa jika diperlukan. Dipanggil menggunakan perintah seperti: CALL nama_prosedur(parameter); Contoh: CREATE PROCEDURE tambah_siswa( IN nama VARCHAR ( 50 ), IN kelas VARCHAR ( 10 )) BEGIN INSERT INTO siswa(nama, kelas) VALUES (nama, kelas); END ; 2. Apa itu Function (Fungsi di Database)? Function adalah blok kode SQL yang juga disimpan dalam database, tetapi selalu mengembalikan satu nila...
Pengertian Normalisasi Database Normalisasi database adalah proses pengelompokan atribut data yang membentuk entitas sederhana, nonredundant , fleksibel, dan mudah beradaptasi. Sehingga dapat dipastikan bahwa database yang dibuat berkualitas baik. Tujuan Normalisasi Database Tujuan utama dari normalisasi database adalah: Menghilangkan dan mengurangi redudansi data. Memastikan dependensi data (data berada pada tabel yang tepat). Jika sebuah database belum dinormalisasi, kemungkinan terburuk yang akan merugikan sistem adalah: INSERT Anomali Situasi dimana tidak memungkinkan untuk memasukkan beberapa jenis data secara langsung di database. UPDATE Anomali Situasi dimana nilai yang diubah mengakibatkan ketidakkonsistenan database, artinya data yang diubah tidak sesuai dengan yang diinginkan. DELETE Anomali Penghapusan data tidak sesuai yang diharapkan, artinya data yang seharusnya tidak terhapus malah terhapus. selanjutnya menuju tahap normalisasi 1NF. 1NF Suatu tabel...
🔹 Pengertian Trigger Trigger adalah fitur di database MySQL (atau sistem basis data lainnya) yang berisi perintah SQL otomatis , yang akan dieksekusi secara otomatis ketika ada peristiwa tertentu pada tabel (misalnya INSERT , UPDATE , atau DELETE ). Ibaratnya, trigger adalah “pemicu otomatis” yang berjalan di belakang layar tanpa harus dipanggil manual oleh user atau program. 🔹 Macam-Macam Trigger (berdasarkan waktu dan event) Berdasarkan Waktu Eksekusi BEFORE Trigger → dijalankan sebelum query utama dieksekusi. AFTER Trigger → dijalankan sesudah query utama berhasil dieksekusi. Berdasarkan Event (kejadian) INSERT Trigger → otomatis berjalan saat ada data baru dimasukkan. UPDATE Trigger → otomatis berjalan saat ada data diubah. DELETE Trigger → otomatis berjalan saat ada data dihapus. 🔗 Jadi kombinasi jenis trigger yang mungkin: BEFORE INSERT AFTER INSERT BEFORE UPDATE AFTER UPDATE BEFORE DELETE AFTER DELETE 🔹 Fun...
Komentar
Posting Komentar